Sebaiknya bacalah dulu Carl Rogers: Organismic Valuing Processing
The Self. Carl Rogers mendeskripsikan the self sebagai sebuah konstruk yang menunjukan bagaimana setiap individu melihat dirinya sendiri. The self ini dibagi 2, yaitu : Real-Self dan Ideal-Self. Real self adalah keadaan diri individu saat ini, sementara ideal self adalah keadaan diri individu yang ingin dilihat oleh individu itu sendiri atau apa yang ingin dicapai oleh individu tersebut. Jadi real self dan ideal self adalah, real self=(saya adalah...) ideal self=(saya harus...)
25 Mar 2010
23 Mar 2010
Kierkegaard, Tiga Tahap Eksistensi Manusia
Søren Aabye Kierkegaard (1813-1856) salah seorang filsuf, teolog, dan terkadang ada juga yang menganggapnya psikolog. Hasil pemikiran Kierkegaard menjadi modal yang sangat besar pada awal-awal berkembangnya Analisis Eksistensialis, menurut kierkegaard kebermaknaan hidup adalah ketika kita menghayati kehidupan ini, manusia akan berada diantara tiga tahap eksistensi, dan pilihan manusia sendiri lah yang menentukan pada tahap mana dia akan berada. Ketiga tahap eksistensi itu ialah:Tips Psikotes: Pauli dan Kraepelin
Sebenarnya Pauli dan Kraepelin adalah 2 tes yang berbeda dan kedua tes jarang sekali berada dalam baterai tes yang sama. Kraepelin di ciptakan oleh seorang psikiater bernama Emilie Kraepelin untuk mengetahui (awalnya) defisiensi mental seseorang, sementara Pauli adalah hasil penyempunaan Kraepelin untuk mendiagnosa kemampuan bekerja oleh psikolog bernama oleh Richard Pauli serta dibantu Wilhelm Arnold dan Van His. jadi jika anda disuguhkan psikotes bernama kraeplin, anda perlu bertanya-tanya, apakah psikotes ini untuk melanjutkan ke rumah sakit jiwa? ^_^
16 Mar 2010
Filsafat Pendidikan Montessori
artikel ini mungkin akan mengalami pengubahan/penambahan bagian.
Montessori dilahirkan di Ancona, Italia 1870, Ayahnya seorang yang memiliki pandangan konservatif tentang peran wanita di masyarakat. Sebaliknya ibunya berpandangan wanita harus maju dan mencapai cita-citanya sejauh mungkin yang dapat dicapai dalam hidup. Pada usia 26 tahun Montessori menjadi dokter wanita pertama di Italia. Ketertarikannya pada dunia anak-anak dimulai ketika Montessori terkesan oleh anak-anak keterbelakangan mental yang mempunyai cara mereka sendiri untuk belajar.
Montessori dilahirkan di Ancona, Italia 1870, Ayahnya seorang yang memiliki pandangan konservatif tentang peran wanita di masyarakat. Sebaliknya ibunya berpandangan wanita harus maju dan mencapai cita-citanya sejauh mungkin yang dapat dicapai dalam hidup. Pada usia 26 tahun Montessori menjadi dokter wanita pertama di Italia. Ketertarikannya pada dunia anak-anak dimulai ketika Montessori terkesan oleh anak-anak keterbelakangan mental yang mempunyai cara mereka sendiri untuk belajar.
Tips Psikotes: EPPS
EPPS (Edward Personal Preference Schedule) secara literal berarti: Daftar Pilihan Pribadi Edward. EPPS adalah tes memilih non-proyeksi tentang kepribadian dengan mengadaptasi teori dari H. A. Murray tentang 30 Needs. Akan tetapi, EPPS hanya mengambil 15 Needs saja dan mengukur urutan lima belas kebutuhan/needs atau motif pada seorang individu. Lima belas needs itu adalah:
* Prestasi: Kebutuhan untuk menyelesaikan tugas dengan baik,
* Prestasi: Kebutuhan untuk menyelesaikan tugas dengan baik,
8 Mar 2010
Ruang Pribadi / Personal Space
Dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita berbicara dengan orang lain, kita membuat jarak terhadap orang yang kita ajak bicara, jarak ini sangat bergantung pada bagaimana sikap dan persepsi kita terhadap orang tersebut. Persepsi ruang inilah yang disebut oleh J.D. Fisher sebagai personal space. Personal space didefinisikan sebagai suatu batas maya yang mengelilingi kita yang dirasakan sebagai wilayah pribadi kita dan tidak boleh dilalui oleh orang lain.
16 Feb 2010
Penulisan Daftar Pustaka
Dalam mencantumkan daftar pustaka, ada beberapa “gaya” yang biasanya digunakan. Secara umum ada 4 gaya penulisan daftar pustaka penelitian ilmiah, diantaranya: (Bidang yang ditulis dibawah ini tidaklah mengikat tetapi hanya kecendrungan yang biasa dipakai pada bidang-bidang tersebut. Untuk itu, sebaiknya konsultasikan pada pembimbing anda manakah yang lebih cocok.)
APA Style: psikologi, pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial lainnya.
MLA Style: Sastra, Seni, dan ilmu-ilmu Humaniora.
APA Style: psikologi, pendidikan, dan ilmu-ilmu sosial lainnya.
MLA Style: Sastra, Seni, dan ilmu-ilmu Humaniora.
Langganan:
Postingan (Atom)
Hak Cipta © 2009-2010 Yusuf Haliim Nelwandi All Right Reserved.
Post Lainnya
- Fenomenologi Eksistensial (7)
- Kognitif Behavioral (4)
- Pop (17)
- Psikoanalisa (1)
- Psikologi Kepribadian (9)
- Psikologi Perkembangan (3)
- Psikologi Sosial (6)
- Psikotes* (5)
